Kamis, 30 Juni 2011

5 Laba-Laba Paling Berbahaya






Laba-laba memberikan kontribusi tak terhitung untuk ekosistem bumi. Mereka membersihkan populasi serangga berbahaya, memelihara tanaman dan hewan penting. Sutra mereka adalah suatu keajaiban alam, dan dapat dimanfaatkan untuk aplikasi militer dan industri untuk manusia.

Namun keunggulan-keunggulan tersebut gak akan agan pikir saat melihat salah satu dari laba-laba tersebut merayap di kaki agan. MENGERIKAN. Berikut adalah 5 laba-laba paling mematikan yang dikenal manusia.



[font="comic sans ms"]Laba-laba Redback (punggung merah) ditemukan di seluruh penjuru australia. Para redbacks betina biasanya berwarna hitam dengan jejak merah dan bergaris oranye di punggung. Laba-laba ini memiliki racun neurotoksik dan bila tergigit dapat menyebabkan melemahnya otot, mual, muntah dan berkeringat. Yang paling fatal adalah : Lumpuh dan menimbulkan kematian[/center]




[font="comic sans ms"]Laba-laba funnel-webjuga berasal dari Australia. Funnel-web jantan berwarna hitam atau cotak mengkilap. Laba-laba ini saat menyerang, berdiri dengan kaki belakang mereka, memperlihatkan taring mereka. Mereka juga memiliki racun neurotoksik dan menggigit mereka dapat menyebabkan air liur berkeringat, kejang, dan keluar air mata. Bahkan hanya dengan melihat mereka, agan bisa mengeluarkan air mata![/center]



[font="comic sans ms"]Laba-laba Brazilian Wandering ditemukan di hutan Amerika Selatan. Mereka gugup dan agresif dan menghasilkan racun beracun juga. Gigitan adalah sangat menyakitkan ternyata karena ini melepaskan serotonin ke aliran darah agan. Serotonin bisa membuatmu mati seperti terkena overdosis narkoba![/center]



[font="comic sans ms"]Laba-laba kecil ini mempunyai punggung berbentuk biola. Racun Brown Recluse Spider menyebabkan bentol. Gigitannya juga tidak sakit.
Tidak berbahaya? Agan salah. Bentolan tersebut kemudian akan membusuk dan terlepas dari bagian tubuh agan.[/center]


[font="comic sans ms"]Laba-laba Janda Hitam mungkin adalah yang paling mematikan. Laba-laba hitam mengkilap ini dapat ditemukan di Amerika Utara. Racun neurotoksik mereka menimbulkan rasa sakit saat menggigit, dengan dua tanda taring yang jelas sesudahnya. Gejala-gejala gigitannya termasuk rasa sakit perut dan punggung, kram otot perut, gagal pernapasan, tekanan darah tinggi, kegelisahan dan jika terlampau lama digigit, kematian.[/center][/font]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

V